Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Rizal Syahyadi, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Teknik dari Universitas Syiah Kuala (USK). Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul "Studi Penggunaan Fly Ash Nagan Raya sebagai Pengganti Sebagian Semen dalam Campuran Mortar dan Beton". Penelitian ini mengkaji potensi fly ash, limbah hasil pembakaran batu bara, sebagai bahan substitusi sebagian semen dalam konstruksi.
Sidang promosi doktor berlangsung di Ruang Teleconference Lantai II Gedung A Sekolah Pascasarjana USK. Rizal menjadi lulusan Doktor Ilmu Teknik ke-123 di lingkungan USK. Ia juga mempublikasikan artikel ilmiah sebagai penulis pertama pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, Civil Engineering Journal.
Potensi Fly Ash untuk Konstruksi Ramah Lingkungan
- Fly ash dari Nagan Raya dikaji sebagai bahan substitusi sebagian semen dalam campuran mortar dan beton.
- Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dan limbah industri, serta membuka peluang pengembangan standar konstruksi rendah karbon.
- Rizal memulai studi doktoralnya pada 2023 dan menyelesaikannya dalam waktu 2 tahun 8 bulan.
- Sebelumnya, ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik di USK dan Magister di University of Malaya.
Capaian Akademik dan Kepemimpinan
- Rizal aktif dalam riset dan publikasi ilmiah, serta pernah menjabat dua periode sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe.
- Keberhasilan ini diharapkan memperkuat posisi PNL sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
- Capaian Rizal menjadi inspirasi bagi sivitas akademika dalam mengembangkan inovasi yang berdampak luas dan berkelanjutan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.