Kembaliekonomi

Petani Kopi Aceh Hadapi Penurunan Ekspor Rp440,99 Miliar PublicImpact:80 Credibility:90 Urgency:55 Evidence:85 LongTermValue:70 Education:65 FinalScore:77 Summary:Kantor Wilayah DJBC Aceh mencatatNilk

Penulis

aceh.antaranews.com

Tanggal

02 Jun 2026

Petani Kopi Aceh Hadapi Penurunan Ekspor Rp440,99 Miliar
PublicImpact:80
Credibility:90
Urgency:55
Evidence:85
LongTermValue:70
Education:65
FinalScore:77
Summary:Kantor Wilayah DJBC Aceh mencatatNilk

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Aceh mencatat nilai ekspor komoditas kopi dari Provinsi Aceh periode Januari hingga April 2026 mencapai Rp440,99 miliar. Angka ini turun bila dibandingkan dengan periode sama tahun 2025 yang mencapai Rp619,21 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp926,67 miliar.

Faktor Penyebab dan Dampak Lokal

  • Rp440,99 miliar nilai ekspor kopi Aceh Jan‑Apr 2026, turun dari Rp619,21 miliar tahun 2025 dan Rp926,67 miliar tahun 2024.
  • Total devisa ekspor kopi Aceh tahun 2024 mencapai Rp2,45 triliun, menurun menjadi Rp1,21 triliun pada 2025.
  • Beberapa besar eksporter kopi yang aktif di 2024 tidak lagi tercatat melakukan ekspor pada 2025.
  • Mayoritas ekspir masih aktif namun rata‑rata pengiriman menurun, dan banyak kopi dikirim melalui pelabuhan di luar wilayah Aceh.
  • Penurunan berpotensi menambah tekanan ekonomi pada petani kopi di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Besar, dan Bener Meriah.
  • DJBC menjanjikan penyajian data transparan untuk membantu pemangku kepentingan mengoptimalkan potensi komoditas.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.