News
DKP Simeulue Melepas 200 Tukik Penyu Belimbing untuk Kelestarian Habitat
12 Februari 2026 18:25
DKP Simeulue bersama Kelompok Memeduli Fenu Along melepas 200 tukik penyu belimbing di Pantai Along, Simeulue. Ini adalah upaya menjaga kelestarian habitat penyu dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian satwa laut dilindungi.
Pelepasliaran tukik ini bertujuan agar habitat penyu di Pantai Along tetap lestari, sehingga generasi mendatang masih dapat menyaksikan secara langsung penyu naik ke darat untuk bertelur.
Upaya Konservasi Penyu
- DKP Simeulue dan Kelompok Memeduli Fenu Along melepas 200 tukik penyu belimbing di Pantai Along.
- Pelepasan tukik bertujuan menjaga kelestarian habitat penyu dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
- 136 lubang telur penyu dengan estimasi 10.500 butir telah menetas menjadi 1.000 ekor tukik.
- Empat jenis penyu berkembang biak di Simeulue: penyu belimbing, penyu hijau, penyu lengkang, dan penyu sisik.
Pengawasan dan Konservasi
- Kelompok Memeduli Fenu Along mengawasi penyu bertelur di Pantai Along selama 24 jam.
- Pengawasan dilakukan untuk menjaga telur penyu dari berbagai ancaman.
- Penyu dikenal sebagai hewan berumur panjang yang membutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk mencapai usia dewasa dan mampu bertelur.
Pesan dari Pemimpin
- Kepala DKP Simeulue Carles mengajak masyarakat menjaga kelestarian penyu dengan tidak memburu dan menjadikan telur satwa laut sebagai konsumsi.
- Alimin Jatar, Ketua Kelompok Memeduli Fenu Along, mengajak masyarakat membentuk wadah konservasi untuk menjaga kelestarian penyu dan satwa lainnya di Simeulue.
