Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Sampah Meluber di Aceh Timur: DLH Minta Pedagang Ubah Kebiasaan

3 jam yang lalu

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Timur menyoroti perilaku buruk masyarakat dan pedagang yang masih membuang sampah sembarangan. Meski fasilitas Tempat Penampungan Sementara (TPS) telah tersedia, banyak warga justru melempar sampah di luar bak kontainer hingga meluber ke badan jalan, terutama di jalur dua kawasan pasar tradisional Idi Rayeuk.

Sampah yang berserakan tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas. Kepala DLH Aceh Timur, Muslidar, menyatakan bahwa masalah utama bukan pada ketersediaan fasilitas, melainkan pada kebiasaan masyarakat yang enggan membuang sampah langsung ke dalam tong yang disediakan.

Dampak dan Volume Sampah

  • Volume sampah harian meningkat 15 ton selama Ramadhan, dari 70 ton menjadi 85 ton per hari.
  • Kenaikan volume sampah didominasi oleh sisa konsumsi rumah tangga selama sahur dan berbuka, serta sisa dagangan dari pasar sore.
  • Sampah berserakan di pinggir jalan karena masyarakat berharap petugas kebersihan akan langsung memungutnya, menciptakan penumpukan yang tidak teratur.

Upaya DLH dan Imbauan

  • Armada kebersihan bekerja ekstra untuk mengangkut sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
  • DLH mengimbau para pedagang dan masyarakat untuk lebih peduli dan membuang sampah pada tempatnya.
  • Kerja sama dari warga diperlukan agar proses pengangkutan lebih cepat dan kota tetap bersih.
Sampah Meluber di Aceh Timur: DLH Minta Pedagang Ubah Kebiasaan