Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dokter Paru Aceh Serahkan Nebulizer ke Puskesmas Kutablang Pasca Banjir

06 Februari 2026 19:35

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Aceh menyerahkan alat nebulizer beserta obat-obatan khusus pulmonologi kepada Puskesmas Kutablang, Bireuen, Jumat (6/2/2026). Penyerahan bantuan ini diwakili oleh dr. Hulaimi Jeunieb Sp.P, dokter spesialis paru di BMC dan RSJH. Bantuan ini diberikan untuk memulihkan layanan kesehatan pasca-banjir, terutama bagi pasien dengan penyakit paru seperti asma dan PPOK.

Banjir yang melanda wilayah Kutablang beberapa waktu lalu membuat Puskesmas setempat sempat tidak bisa melayani pasien selama hampir satu bulan. Kondisi ini diperparah dengan putusnya jembatan Kutablang dan tingginya paparan debu dari proyek pembangunan, yang berisiko memicu eksaserbasi penyakit paru kronis.

Bantuan Kesehatan Pasca-Banjir

  • Alat nebulizer dan obat-obatan diserahkan untuk memulihkan layanan kesehatan pasca-banjir.
  • Pasien penyakit paru seperti asma dan PPOK menjadi prioritas.
  • Kondisi darurat di Puskesmas Kutablang diperparah oleh putusnya jembatan dan debu pembangunan.
  • dr. Hulaimi Jeunieb menekankan pentingnya ketersediaan nebulizer dan obat-obatan untuk menangani kondisi darurat pasien paru.

Apresiasi dari Kepala Puskesmas

Kepala Puskesmas Kutablang, dr. Emi Handayani, menyampaikan apresiasi atas bantuan ini. Alat nebulizer dan obat-obatan akan langsung digunakan untuk membantu pasien, termasuk warga dari luar Kutablang yang melintas di wilayah ini. Bantuan ini sangat berarti bagi pelayanan kesehatan, terutama di tengah dampak banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat dan akses transportasi di wilayah tersebut.

Dampak Banjir di Bireuen

Banjir yang melanda Bireuen beberapa hari lalu telah menyebabkan banyak kerusakan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Bantuan seperti ini sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak.

Dokter Paru Aceh Serahkan Nebulizer ke Puskesmas Kutablang Pasca Banjir
0123456789