News
Dosen Unsam Bantu Anak Aceh Tamiang Pulih dari Trauma Banjir
2 hari yang lalu
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan dampak tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikologis, terutama bagi anak-anak. Menyadari hal ini, Dosen Universitas Samudra (Unsam) menggelar kegiatan trauma healing dan konseling bagi anak-anak terdampak bencana di Kampung Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed.
Kegiatan ini dipimpin oleh Thursina Mahyuddin, S.Sos., M.SP, dan didampingi oleh Helmi Ghoffar, M.Pd, dengan tujuan membantu anak-anak kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami peristiwa traumatis.
Metode Trauma Healing
- Terapi Menggambar: Anak-anak diajak untuk menyalurkan emosi dan pengalaman mereka melalui kegiatan menggambar.
- Pendampingan Psikologis: Tim pengabdian memberikan pendampingan psikologis ringan melalui permainan edukatif dan komunikasi interaktif.
- Bantuan Perlengkapan: Tim PkM membagikan berbagai perlengkapan menggambar, seperti crayon, kertas gambar, dan meja belajar, yang dapat digunakan anak-anak untuk belajar dan berkegiatan kreatif di rumah.
Dampak dan Harapan
- Dampak Positif: Anak-anak tampak antusias dan ceria selama kegiatan berlangsung, menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari trauma.
- Harapan Masyarakat: Masyarakat di Kampung Matang Cincin menyambut baik kegiatan ini dan berharap hal serupa dapat terus dilakukan untuk membantu pemulihan mental anak-anak pascabencana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak terdampak bencana di Desa Matang Cincin dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih optimis, ceria, dan semangat dalam belajar. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian akademisi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak sosial dan psikologis akibat bencana.
