Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dosen USK Bagikan Pengalaman Aceh Bangun Ketangguhan Bencana di Jepang

19 jam yang lalu

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK), Rina Suryani Oktari, tampil sebagai pembicara kunci dalam workshop internasional di Tohoku University, Sendai, Jepang. Workshop bertajuk International Workshop on Building Disaster-Resilient Culture through Education for Sustainable Futures ini menjadi bagian dari refleksi global dalam memperingati 15 tahun Great East Japan Earthquake and Tsunami.

Dr. Rina, yang juga merupakan Koordinator Disaster Education Research Cluster di Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK, menekankan pentingnya membangun budaya sadar bencana melalui pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat. Ia berbagi pengalaman Aceh dalam membangun kapasitas masyarakat pasca tsunami 2004.

Pentingnya Pendidikan Kebencanaan

  • Membangun budaya sadar bencana bukan hanya tentang mengingat bencana yang pernah terjadi, tetapi mentransformasikan ingatan tersebut menjadi pengetahuan, tindakan, dan ketangguhan bagi generasi mendatang.
  • Pendidikan kebencanaan menjadi pondasi utama dalam membangun budaya ketangguhan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan.
  • Kolaborasi global diperlukan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan peduli terhadap risiko bencana.

Refleksi dan Komitmen

  • Workshop ini juga menjadi ruang berbagi pembelajaran lintas negara tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi pondasi utama dalam membangun budaya ketangguhan.
  • Dr. Rina menekankan pentingnya menghormati para korban dengan memperkuat komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh dan peduli terhadap risiko bencana.
  • Partisipasi Dr. Rina menunjukkan kontribusi aktif akademisi USK dalam pengembangan pendidikan kebencanaan serta penguatan kolaborasi global.
Dosen USK Bagikan Pengalaman Aceh Bangun Ketangguhan Bencana di Jepang
0123456789