Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

33 Ribu Warga Aceh Utara Masih Mengungsi Dua Bulan Pasca Banjir

27 Januari 2026 21:33

Dua bulan setelah banjir besar melanda Kabupaten Aceh Utara, puluhan ribu warga masih harus bertahan di pengungsian dalam sejumlah kecamatan. Hingga Selasa (27/1/2026), tercatat 33.261 jiwa korban banjir masih mengungsi karena rumah mereka belum bisa dihuni akibat endapan lumpur dalam rumah. Selain rusak berat, bahkan hanyut terbawa arus.

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil SE MM mengatakan para pengungsi tersebar di sepuluh kecamatan, yakni Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Sawang, Muara Batu, Nibong, Langkahan, Lapang, Dewantara, Cot Girek, dan Baktiya. Alasan utama warga masih bertahan di pengungsian adalah karena kawasan permukiman belum sepenuhnya dibersihkan dari lumpur.

Dampak Banjir di Aceh Utara

  • 33.261 jiwa masih mengungsi di 137 titik pengungsian
  • Pengungsi tersebar di sepuluh kecamatan di Aceh Utara
  • Kecamatan Tanah Jambo Aye, Langkahan, dan Sawang memiliki jumlah pengungsi terbanyak
  • Rumah rusak berat dan terbawa arus menjadi alasan utama pengungsian

Upaya Pemerintah dan BNPB

  • Pemerintah daerah dan BNPB mempercepat pembersihan lumpur dengan mengerahkan alat berat
  • Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir sedang dilakukan
  • Proses pemulihan membutuhkan waktu yang tidak singkat akibat luasnya wilayah terdampak
  • 5 korban hilang dan ratusan warga meninggal akibat banjir besar pada 26 November 2025

Pemerintah daerah dan BNPB terus berupaya agar warga dapat segera kembali ke rumah masing-masing.

33 Ribu Warga Aceh Utara Masih Mengungsi Dua Bulan Pasca Banjir
0123456789