News
Ratusan Rumah di Bireuen Masih Berlumpur Dua Bulan Pascabanjir
30 Januari 2026 18:08
Dua bulan setelah banjir bandang, ratusan rumah warga di Kabupaten Bireuen masih tertimbun lumpur. Warga memerlukan bantuan untuk membersihkan endapan lumpur yang terus masuk saat hujan turun.
Kondisi ini terjadi di beberapa desa di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, seperti Desa Teupin Raya, Kubu, Pante Baro Gle Siblah, dan lainnya. Camat Peusangan Siblah Krueng, Afrizal, mengatakan bahwa sekitar 50 persen rumah warga telah dibersihkan, tetapi lumpur masih menumpuk di sekitar rumah.
Desa Terkena
- Desa Teupin Raya
- Desa Kubu
- Desa Pante Baro Gle Siblah
- Desa Pante Lhong
- Desa Kapa
- Desa Gampong Raya Dagang
- Desa Gampong Raya Tambo
- Desa Pante Pisang
- Desa Blang Panjoe
Bantuan Dibutuhkan
Warga memerlukan bantuan relawan dan pemerintah untuk membersihkan lumpur yang terus masuk saat hujan turun. Camat Peusangan, Alfian SSos, mengatakan bahwa ratusan rumah di sejumlah desa masih belum bersih sepenuhnya.
Kondisi di Kecamatan Jangka
Di Kecamatan Jangka, kondisi serupa juga dialami warga. Camat Jangka, Mulyadi SP MSM, mengatakan bahwa lumpur di dalam rumah umumnya sudah bersih, tetapi di sekitar rumah masih menumpuk.
Desa Terkena di Kecamatan Jangka
- Desa Punjot
- Desa Kuala Ceurape
- Desa Alue Baye Utang
- Desa Alue Kuta
- Desa Ulee Ceu
- Desa Pasi
Kondisi di Kecamatan Kutablang
Di Kecamatan Kutablang, ratusan rumah warga juga masih tertimbun lumpur tebal. Desa-desa yang terdampak antara lain Blang Mee, Keureumbok, Ujong Blang, Cot Ara, dan sejumlah desa lainnya.
Andi, seorang mahasiswa UIN Ar-Raniry asal Desa Ujong Blang, mengatakan bahwa sebagian besar rumah di desanya hingga kini belum mampu dibersihkan secara maksimal. Ia menambahkan bahwa beberapa hari lalu sempat ada bantuan alat berat dari seorang pengusaha selama lima hari, tetapi alat berat tersebut hanya digunakan untuk membersihkan jalan desa dan sebagian depan rumah warga, sementara lumpur di sekitar dan belakang rumah belum tertangani.
