News
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Masih Kekurangan Alkes Dua Bulan Pascabanjir
02 Februari 2026 12:48
Dua bulan setelah banjir bandang, pelayanan kesehatan di RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, masih belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan kerusakan alat kesehatan (alkes) yang mencapai sekitar 94 persen.
Direktur RSUD Muda Sedia, Andika Putra, mengatakan saat ini pihak rumah sakit hanya mampu mengoperasikan empat ruang rawat inap dengan kapasitas maksimal 80 pasien. Ia menjelaskan, dari total 80 tempat tidur yang tersedia, sebanyak 42 unit merupakan bantuan, sementara sisanya adalah aset rumah sakit yang berhasil diselamatkan dari banjir bandang beberapa waktu lalu.
Kondisi Pelayanan Kesehatan
- 94% alkes rusak: Hampir seluruh alat pemeriksaan dan peralatan operasi mengalami kerusakan.
- Kulkas darah rusak total: Semua tujuh unit kulkas darah rusak, membuat rumah sakit tidak dapat menyimpan stok darah.
- Ruang rawat inap terbatas: Hanya empat ruang rawat inap yang dapat dioperasikan dengan kapasitas maksimal 80 pasien.
Upaya Pemulihan
- Laporan kepada Wakil Presiden: Seluruh kondisi telah dilaporkan langsung kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
- Koordinasi dengan Kementerian Kesehatan: Pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperbaiki pelayanan.
- Progres pembenahan IPAL: Progres pembenahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) masih berjalan, dengan target pelayanan kembali normal pada Maret.
