News
91.663 Warga Aceh Masih di Pengungsian Dua Bulan Pascabencana
27 Januari 2026 13:26
Dua bulan setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda Aceh, 91.663 warga masih tinggal di pengungsian. Jumlah ini terdiri dari 24.280 kepala keluarga yang tersebar di 988 titik pengungsian di berbagai kabupaten dan kota terdampak.
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan bahwa seluruh unsur pemerintah bersama pihak terkait masih bekerja keras untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Data Pengungsi
- Kabupaten Aceh Utara: 33.261 jiwa (9.242 KK) di 210 titik pengungsian
- Kabupaten Gayo Lues: 18.944 jiwa (5.571 KK) di 7 titik
- Kabupaten Pidie Jaya: 14.794 jiwa (4.037 KK) di 38 titik
- Kabupaten Aceh Tamiang: 6.052 jiwa (707 KK) di 513 titik
- Kabupaten Aceh Tengah: 5.266 jiwa (1.054 KK) di 61 titik
- Kabupaten Bireuen: 4.888 jiwa (1.395 KK) di 59 titik
- Kabupaten Aceh Timur: 3.612 jiwa (933 KK) di 53 titik
- Kabupaten Nagan Raya: 2.474 jiwa (817 KK) di enam titik
- Kabupaten Bener Meriah: 2.116 jiwa (457 KK) di 39 titik
- Kabupaten Pidie: 137 jiwa (30 KK) di dua titik
- Kota Lhokseumawe: 119 jiwa (37 KK)
Tujuh daerah tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Kota Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.
Secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, hingga saat ini tercatat 562 orang meninggal dunia dan 29 orang masih dilaporkan hilang.
Koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik. Pemerintah dan pihak terkait terus bekerja keras untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Dampak Bencana
- Jumlah pengungsi: 91.663 jiwa
- Titik pengungsian: 988 titik
- Korban jiwa: 562 orang meninggal, 29 orang hilang
- Wilayah terdampak: 18 kabupaten/kota
Pemerintah dan pihak terkait terus bekerja keras untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
