News
Kutablang Bireuen Masih Menampung 1.351 Pengungsi Banjir Dua Bulan Setelah Bencana
01 Februari 2026 08:41
Dua bulan setelah banjir bandang melanda Bireuen, Kecamatan Kutablang masih menjadi tempat tinggal bagi 1.351 pengungsi. Data terbaru dari BPBD Bireuen menunjukkan bahwa jumlah pengungsi saat ini hanya sekitar 8 persen dari jumlah awal, yang mencapai 55 ribu jiwa. Pengungsi tersebar di tujuh kecamatan, dengan Kutablang menjadi yang paling banyak, mencapai 390 kepala keluarga atau 1.351 jiwa.
Bencana ini telah mempengaruhi 609 gampong di 17 kecamatan, dengan dampak ekonomi, sulitnya air bersih, terganggunya jaringan komunikasi, serta terhambatnya aktivitas masyarakat. Pemerintah setempat telah memulai pembangunan hunian tetap untuk korban banjir dan tanah longsor, dengan peletakan batu pertama pada 7 Januari 2026 di Gampong Balee Panah, Juli. Status darurat bencana telah berakhir, dan Pemkab Bireuen telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan bencana, yang berlaku selama 90 hari hingga 6 April 2026.
Dampak Bencana
- Ekonomi: Bencana banjir dan longsor telah mempengaruhi ekonomi di 609 gampong di 17 kecamatan.
- Air Bersih: Sulitnya mendapatkan air bersih menjadi masalah utama bagi pengungsi.
- Komunikasi: Jaringan komunikasi terganggun, mempersulit koordinasi penanganan bencana.
- Aktivitas Masyarakat: Aktivitas masyarakat terhambat akibat bencana.
Penanganan Bencana
- Pembangunan Hunian Tetap: Pemerintah telah memulai pembangunan hunian tetap untuk korban banjir dan tanah longsor.
- Status Darurat: Status darurat bencana telah berakhir, dan Pemkab Bireuen telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan bencana.
- Masa Transisi: Masa transisi berlaku selama 90 hari terhitung dari 7 Januari hingga 6 April 2026.
