Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal) menjalani asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 24–25 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing program studi dalam menghasilkan calon pendidik yang profesional dan berdaya saing.
Asesmen secara resmi dibuka oleh Rektor Unimal, Prof. Dr. Herman Fithra, yang menegaskan komitmen institusi terhadap penguatan mutu akademik dan tata kelola yang berkelanjutan. Dua asesor, Prof. Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Prof. Dr. Maria Paristiowati dari Universitas Negeri Jakarta, melakukan verifikasi dokumen dan wawancara dengan berbagai pihak terkait.
Proses Asesmen
- Verifikasi Dokumen: Asesor memeriksa Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).
- Wawancara: Dilakukan dengan pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra kerja sama.
- Peninjauan Sarana: Asesor mengecek sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di lingkungan Prodi Pendidikan Kimia.
Komitmen Unimal
- Peningkatan Mutu: Dekan FKIP, Dr. Muhammad Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor dan dukungan penuh dari pimpinan universitas.
- Pengembangan Prodi: Masukan dari asesor akan menjadi pijakan penting bagi pengembangan program studi ke depan.
Asesmen ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan evaluasi menyeluruh untuk memastikan Prodi Pendidikan Kimia FKIP Unimal terus berkembang, adaptif, dan unggul dalam menghasilkan calon pendidik yang profesional dan berdaya saing.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.