Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dua Madrasah di Pidie Jaya Hilang Tersapu Banjir, Ratusan Murid Belajar di Masjid

22 Januari 2026 08:53

Banjir bandang yang melanda Pidie Jaya pada November 2025 telah menghancurkan dua madrasah, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Seunong dan Raudhatul Athfal (RA). Kedua bangunan yang terletak di pinggir jalan menuju Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, kini hanya meninggalkan dua tiang beton sebagai sisa pagar. Ratusan murid kini harus belajar di masjid sementara menunggu pemulihan.

Kepala MIN 5 Seunong, Martini SAg, menjelaskan bahwa banjir bandang pada hari kedua bencana menyapu gedung MIN 5 dan RA, termasuk mobiler dan fasilitas madrasah seperti laptop. Saat ini, 143 murid MIN 5 Seunong dan 23 murid RA belajar di Masjid Seunong, yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi madrasah yang hilang. Empat tenda bantuan telah diberikan oleh BNPB dan Kankemenag Pidie Jaya untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Dampak Banjir terhadap Pendidikan

  • Dua madrasah hilang: MIN 5 Seunong dan RA yang dibangun di areal sekitar 1.000 meter kini hanya meninggalkan dua tiang beton.
  • Ratusan murid terpaksa belajar di masjid: 143 murid MIN 5 Seunong dan 23 murid RA harus belajar di Masjid Seunong sementara menunggu pemulihan.
  • Fasilitas pendidikan hilang: Mobiler dan fasilitas madrasah seperti laptop hilang terbawa banjir.
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum tersalurkan: Murid MIN 5 dan RA Seunong belum menerima MBG dari pemerintah, meski data murid sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Pidie Jaya.

Upaya Pemulihan

  • Tenda bantuan: Empat tenda bantuan telah diberikan oleh BNPB dan Kankemenag Pidie Jaya untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
  • Penggunaan tempat TPA: MIN 5 sering menggunakan tempat TPA untuk kegiatan KBM.
  • Pakaian murid: Pakaian untuk murid belum terpenuhi semuanya, meski sudah pernah dibagikan.

Kebutuhan Mendesak

  • Pemulihan infrastruktur pendidikan: Pemulihan gedung madrasah menjadi prioritas untuk mengembalikan kegiatan belajar mengajar yang normal.
  • Bantuan program makan bergizi: Murid membutuhkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pascabanjir untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar.
  • Dukungan psikologis: Murid dan guru membutuhkan dukungan psikologis untuk mengatasi trauma pascabencana.

Pemulihan pendidikan di Pidie Jaya menjadi tantangan besar pascabanjir. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kegiatan belajar mengajar yang normal dan mendukung kesejahteraan murid dan guru.

Dua Madrasah di Pidie Jaya Hilang Tersapu Banjir, Ratusan Murid Belajar di Masjid
0123456789