Pelaku pelecehan seksual di Kabupaten Bireuen menjalani eksekusi cambuk pada Rabu, 15 April 2026. Eksekusi ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Bireuen dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kejari Bireuen, Ketua Mahkamah Syar’iyah, dan Kepala Lapas Kelas II Bireuen. Hukuman ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh serta Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.
Kajari Bireuen, Yarnes, menyatakan bahwa penegakan qanun ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, bermartabat, dan religius. Bupati Bireuen, diwakili oleh Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, menyampaikan bahwa kasus ini menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah akan terus mengawal implementasi qanun secara konsisten melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah.
Tujuan Eksekusi Cambuk
- Memberikan efek jera bagi pelaku pelecehan seksual.
- Menjadi pelajaran bagi masyarakat luas tentang pentingnya mematuhi hukum yang berlaku.
- Menciptakan lingkungan yang aman, bermartabat, dan religius di Kabupaten Bireuen.
Langkah Pemerintah
- Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah akan terus mengawal implementasi qanun secara konsisten.
- Pemerintah berharap masyarakat berperan aktif dalam pengawasan sosial, dimulai dari lingkungan keluarga.
- Penanaman nilai-nilai agama dan penguatan moral generasi muda untuk mencegah pelanggaran serupa di masa mendatang.
Dampak Jangka Panjang
- Memperkuat benteng akhlak dan perlindungan terhadap kehormatan, khususnya bagi perempuan dan kelompok rentan.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hukum yang berlaku di daerahnya.
- Menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bermartabat bagi seluruh warga Bireuen.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.