News
Warga Dusun Alue U Balee Panah Bireuen Masih Terisolasi, Harus Pakai Perahu Getek
27 Januari 2026 16:13
Sejak jembatan gantung putus dihantam banjir bandang akhir November lalu, ratusan warga Dusun Alue U, Desa Balee Panah, Juli Bireuen gunakan rakit atau perahu getek ke dusun tersebut. Dusun Alue U yang berada di seberang sungai menjadi satu-satunya dusun yang terisolir di Desa Balee Panah saat banjir waktu itu.
Keuchik Balee Panah, Muntazar kepada Serambinews.com, Selasa (26/1/2026) mengatakan, salah satu dusun di desanya hingga saat ini masih terisolasi disebabkan jalan dan jembatan gantung putus, kawasan tersebut berada di seberang sungai.
Dampak Isolasi
- Jumlah warga: 105 kepala keluarga atau 145 jiwa
- Korban banjir: 5 kepala keluarga atau rumah terdampak banjir, dua di antaranya hilang dan tiga terancam longsor
- Akses terputus: Selama kurang lebih lima hari pertama, seluruh akses keluar-masuk dusun serta akses informasi terkait bantuan tertutup sepenuhnya
- Bantuan terhambat: Bantuan baru dapat diterima warga pada hari keenam setelah banjir terjadi
Permasalahan Akses
- Perahu getek: Warga setiap hari harus menyebrangi setengah bagian sungai dengan berjalan kaki karena kondisi sungai yang dangkal membuat perahu kecil atau getek sulit bergerak
- Jalan alternatif: Terdapat jalan alternatif menuju Dusun Alue U, namun hanya dapat dilalui sepeda motor dengan kondisi medan yang sangat buruk
- Risiko tinggi: Jalur tersebut susah dilewati naik turun bukit yang curam serta harus melewati beberapa anak sungai kecil, sehingga sangat berisiko, terutama saat hujan dan pada malam hari karena tidak adanya penerangan
Dampak Sosial dan Ekonomi
- Pendidikan: Aktivitas pendidikan terganggu akibat isolasi
- Perekonomian: Perekonomian warga terhambat akibat akses yang sulit
- Kesehatan: Akses layanan kesehatan menjadi sulit
Warga berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari pihak terkait agar perbaikan jembatan gantung serta akses penyeberangan yang aman dapat segera direalisasikan. Beberapa hari lalu, sejumlah mahasiswa KKM dari USK Banda Aceh juga terpaksa menggunakan perahu ketek ke dusun tersebut.
