News
FKUB dan YKPI Bantah Tudingan Aceh Intoleran, Nonmuslim Diundang Kenduri Haji
21 Januari 2026 14:14
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh dan Yayasan Keadilan & Perdamaian Indonesia (YKPI) mengadakan pertemuan di Gedung Memorial Perdamaian Kesbangpol Aceh, Rabu (21/01/2026). Pertemuan ini membahas isu kemerdekaan beragama, kerukunan umat beragama, serta membantah tudingan bahwa Aceh intoleran.
FKUB dan YKPI sepakat bahwa tudingan intoleransi dari pihak luar Aceh tidak sesuai fakta. Mereka menekankan bahwa Aceh rukun dan damai dalam relasi agama, dengan contoh nyata seperti undangan kepada nonmuslim dalam acara kenduri haji.
Kerukunan Antarumat Beragama di Aceh
- FKUB dan YKPI membantah framing Aceh intoleran dengan narasi positif di media.
- Baron Ferryson, pemuka Katolik di Aceh, menyebutkan bahwa dia sering diundang dalam acara tahlilan dan kenduri naik haji oleh tetangga dan relasi di Aceh.
- Idaman Sembiring (Kristen), Baron Ferryson (Katolik), dan Paini (Hindu) berbagi pengalaman hidup damai dan rukun di Aceh tanpa intimidasi atau konflik.
- Buku Relasi Islam – Kristen – Katolik di Aceh Singkil diserahkan sebagai bukti kerukunan, memuat hubungan sosial antara penganut agama Islam dengan Kristen dan Katolik serta keberadaan gereja di Aceh Singkil.
Program Kerukunan Berbasis Desa
- FKUB dan YKPI menjajaki kolaborasi program kerukunan umat beragama berbasis desa di Banda Aceh dan Aceh Besar.
- Program ini sejalan dengan program Kemenag yaitu Desa Sadar Kerukunan, dengan Kampung Mulia di Banda Aceh sebagai contoh.
Pertemuan ini menegaskan bahwa Aceh tetap menjaga kerukunan antarumat beragama, dengan bukti nyata dan program yang mendukung harmoni sosial di masyarakat Aceh.
"Kami hidup damai, tak terintimidasi," ujar Baron Ferryson, menegaskan bahwa agama Katolik melarang aksi misionaris dan fokus pada umat Katolik.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan narasi positif tentang kerukunan di Aceh dapat lebih dikenal luas, membantah tudingan intoleransi yang tidak sesuai fakta.
Relasi sosial dalam buku Relasi Islam – Kristen - Katolik di Aceh Singkil dipilah atas dasar sosial agama, pendidikan, ekonomi, politik, dan budaya, menunjukkan keragaman yang harmonis di Aceh.
