Timeline Aceh

FPRB Aceh Salurkan Alat RO ke 5 Titik di Aceh Tengah untuk Air Bersih Pascabencana

16 Februari 2026 22:44

Bencana hidrometeorologi di Aceh Tengah mengganggu akses air bersih bagi masyarakat. Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Aceh menghadirkan solusi dengan menyerahkan alat penyaringan air Reverse Osmosis (RO) ke lima titik di Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih layak konsumsi pascabencana.

Lima lokasi penerima bantuan tersebut adalah Kampung Kenawat, Suku Rawe, Kejurun Syiah Utama, Gele Pulo, dan Atu Singkih. Penyaluran bantuan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dari Kampung Atu Singkih pada Sabtu, 14 Februari 2026, dan dilanjutkan ke empat titik lainnya pada Minggu, 15 Februari 2026.

Dampak dan Harapan

  • Alat RO dapat menghasilkan air bersih yang langsung layak minum tanpa perlu dimasak kembali.
  • Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan air bersih yang aman dan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
  • Wakil Sekretaris FPRB Aceh, Rizki, menyatakan bahwa bantuan ini adalah investasi kesehatan masyarakat.

Kolaborasi dan Komitmen

  • Program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai donatur dari seluruh Indonesia, termasuk PKK Kabupaten Kediri, Pemerintah dan Masyarakat Kota Kediri Jawa Timur, Kwarcab Pramuka Ogan Ilir, Korpri Provinsi Lampung, Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Yayasan Dwijendra Denpasar Bali bersama Forum PRB Bali, serta para dermawan Rosalina dan Dedi Kurniawan.
  • Penyerahan bantuan dilakukan oleh Azhari selaku Bendahara FPRB Aceh, Fahmi Rizal (Dewan Pakar), serta Arianto dan Zulkifli Ak sebagai pengurus FPRB Aceh.
  • FPRB Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat Aceh Tengah bangkit dan lebih tangguh menghadapi risiko bencana di masa mendatang.
FPRB Aceh Salurkan Alat RO ke 5 Titik di Aceh Tengah untuk Air Bersih Pascabencana
0123456789