News
Lumpur Banjir Aceh Jadi Media Tanam Produktif, Tanaman Tumbuh Subur
27 Januari 2026 11:10
Lumpur sisa banjir di Aceh Tamiang berhasil diubah menjadi media tanam produktif. Bibit tanaman yang ditanam di atas tanah lumpur tersebut tumbuh subur dan berkembang dengan baik, menunjukkan potensi pemulihan ekonomi berbasis lingkungan.
Inovasi ini merupakan bagian dari strategi pemulihan pascabencana Kapolda Aceh. Monitoring yang dilakukan menunjukkan bibit tanaman tumbuh sehat, memperkuat bahwa lumpur sisa banjir dapat diolah secara produktif.
Inovasi Pemulihan Poscabencana
- Lumpur sisa banjir diolah menjadi media tanam alternatif.
- Bibit tanaman tumbuh subur dan sehat dalam dua pekan.
- Monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman.
- Bantuan benih tanaman disalurkan kepada warga untuk mendukung kegiatan pertanian.
Inovasi ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya tentang tanggap darurat, tetapi juga tentang memanfaatkan sumber daya lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat Aceh Tamiang. Kapolda Aceh berharap ini menjadi model pemulihan ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan bagi wilayah terdampak bencana di Aceh.
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus mendorong masyarakat bangkit dengan memanfaatkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, termasuk tanah lumpur sisa banjir sebagai media tanam. Ini merupakan upaya untuk membuat masyarakat Aceh mandiri dan kembali produktif setelah bencana.
Monitoring yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Kiri, Bripka Sukma Hadi, menunjukkan bahwa tanaman yang ditanam di lahan sisa lumpur banjir di Kampung Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, tumbuh dengan baik. Hasil pengecekan di lapangan memperkuat bahwa lumpur sisa banjir dapat diolah dan dimanfaatkan kembali secara produktif untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat.
Inovasi ini merupakan bagian dari strategi pemulihan pascabencana yang dikembangkan Kapolda Aceh dengan pendekatan berkelanjutan dan berbasis lingkungan, guna mendorong pemanfaatan potensi lokal agar masyarakat terdampak dapat bangkit dan kembali produktif.
Dalam mendukung gagasan tersebut, Kapolda Aceh sebelumnya telah menyalurkan sejumlah bantuan benih tanaman dan karung polibag kepada warga saat berkunjung ke Aceh Tamiang. Bantuan itu diharapkan dapat mendorong masyarakat mengelola lahan pertanian dan perkebunan skala rumah tangga sebagai upaya pemulihan ekonomi pascabencana.
