News
Gajah Sumatera Dibunuh di Pelalawan, Gading dan Kepala Hilang
06 Februari 2026 22:05
Seekor gajah Sumatera berusia sekitar 40 tahun ditemukan mati di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Gajah jantan ini ditemukan tanpa kepala dan gading, diduga diambil oleh pelaku perburuan liar. Bangkai gajah ditemukan pada Senin (2/2/2026) malam di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, dalam posisi duduk.
Petugas kepolisian menemukan dua potongan proyektil logam, yang mengindikasikan bahwa gajah ditembak sebelum dibunuh. Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa gajah tersebut merupakan bagian dari kelompok gajah di kawasan Tesso Tenggara, sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Kejahatan Serius
Kejadian ini dianggap kejahatan serius oleh Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau, Sanggara Yudha. Hilangnya bagian wajah gajah menunjukkan kuatnya indikasi perburuan liar. Kejahatan terhadap satwa dilindungi merupakan pelanggaran hukum sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024.
Tanggapan Otoritas
BBKSDA dan Polda Riau memastikan proses penanganan kasus ini berjalan tegas, transparan, dan sesuai hukum. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan liar atau perdagangan satwa dilindungi.
Dampak dan Edukasi
Kematian gajah ini memiliki dampak sosial dan ekologis yang signifikan. Gajah Sumatera adalah spesies terancam punah, dan perburuan liar mengancam keberlangsungan populasi mereka. Kasus ini juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pelestarian satwa dan lingkungan.
