Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

GAMPATA Demo di DPRA Tuntut Transparansi Dana Bencana Rp 1,6 Triliun

4 hari yang lalu

Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin, 9 Maret 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut transparansi penggunaan dana penanganan bencana di Aceh.

Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah. Salah satu spanduk bertuliskan, “Rakyat di tenda, pejabat di mana? Dana Rp 80 miliar masuk ke kantong siapa hingga Rp 1,6 triliun buat apa.”

Kritik Terhadap Transparansi Dana Bencana

Aksi sempat diwarnai pembakaran ban bekas di depan gedung parlemen Aceh. Massa juga menyalakan mercon sebagai bentuk protes dalam demonstrasi tersebut.

Orator aksi dari GAMPATA, Farid Duha, mempertanyakan realisasi anggaran yang telah digelontorkan pemerintah untuk penanganan bencana.

  • Dana bencana Rp 1,6 triliun: Massa menuntut transparansi penggunaan dana ini.
  • Realisasi anggaran: Farid mempertanyakan berapa uang yang sudah terealisasi.
  • Logistik bencana: Ada isu penimbunan logistik yang menyebabkan harga makanan naik di Aceh Tengah.

Sebelumnya, aksi serupa juga pernah digelar di Kantor Gubernur Aceh pada pekan lalu. Namun hingga kini tuntutan terkait keterbukaan penggunaan dana bencana disebut belum mendapat respons.

GAMPATA Demo di DPRA Tuntut Transparansi Dana Bencana Rp 1,6 Triliun