Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin, 9 Maret 2026. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut transparansi penggunaan dana penanganan bencana di Aceh.
Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah. Salah satu spanduk bertuliskan, “Rakyat di tenda, pejabat di mana? Dana Rp 80 miliar masuk ke kantong siapa hingga Rp 1,6 triliun buat apa.”
Kritik Terhadap Transparansi Dana Bencana
Aksi sempat diwarnai pembakaran ban bekas di depan gedung parlemen Aceh. Massa juga menyalakan mercon sebagai bentuk protes dalam demonstrasi tersebut.
Orator aksi dari GAMPATA, Farid Duha, mempertanyakan realisasi anggaran yang telah digelontorkan pemerintah untuk penanganan bencana.
- Dana bencana Rp 1,6 triliun: Massa menuntut transparansi penggunaan dana ini.
- Realisasi anggaran: Farid mempertanyakan berapa uang yang sudah terealisasi.
- Logistik bencana: Ada isu penimbunan logistik yang menyebabkan harga makanan naik di Aceh Tengah.
Sebelumnya, aksi serupa juga pernah digelar di Kantor Gubernur Aceh pada pekan lalu. Namun hingga kini tuntutan terkait keterbukaan penggunaan dana bencana disebut belum mendapat respons.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.