Gerakan Anak Muda Pembela Tanoh Aceh (GAMPATA) mendesak Pemerintah Aceh untuk membuka secara transparan realisasi dan pertanggungjawaban penggunaan dana penanganan bencana. Dana tersebut termasuk Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 80 miliar dan Transfer ke Daerah (TKD) yang mencapai Rp 1,6 triliun.
Koordinator aksi GAMPATA, Saputra Ariga, menyatakan masyarakat berhak mengetahui secara rinci penggunaan dana tersebut, termasuk yang disalurkan melalui Baitul Mal Aceh dan Dinas Sosial Aceh. Ia menyoroti kondisi masyarakat di beberapa wilayah seperti Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, dan Aceh Singkil yang masih merasakan dampak banjir besar pada November 2025.
Kondisi Masyarakat Pasca Bencana
- Empat bulan lebih setelah banjir, dampaknya masih terasa di masyarakat.
- Kebutuhan dasar dan fasilitas masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi.
- Infrastruktur seperti jalan dan jembatan masih banyak yang belum diperbaiki.
- Masih banyak masyarakat yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.
Desakan Transparansi Dana
- GAMPATA meminta pemerintah menjelaskan penggunaan anggaran BTT dan TKD.
- Dokumen dan bukti penyaluran dana belum dibuka kepada publik.
- Masyarakat berhak mengetahui besaran anggaran dan logistik yang telah didistribusikan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.