Kembalipolitik

: Warga Aceh Khawatir Pengolahan Gas Andaman Terpusat Tak Adil

Penulis

serambinews.com

Tanggal

03 Jun 2026

: Warga Aceh Khawatir Pengolahan Gas Andaman Terpusat Tak Adil

Andaman gas block telah kembali menjadi perdebatan nasional setelah cadangan yang mencapai 8–11 triliun kaki kubik dan rencana investasi awal sekitar Rp 31 triliun kembali sorot. di tengah diskusi revisi UU Pemerintahan Aceh, pertahanan atas model pengolahan terpusat menimbulkan khawatir warga Aceh bahwa keuntungan akan kembali mengalir ke pusat tanpa memberikan manfaat sebesar‑besarnya bagi daerah.

Mengapa Pengolahan Di Darat Lebih Menguntungkan?

  • Cadangan gas Andaman estimated 8–11 triliun kaki kubik dengan nilai investasi awal sekitar Rp 31 triliun.
  • Pengolahan di darat dapat melipatgandakan nilai tambah ekonomi hingga 2,3 kali dibalik ekspor gas mentah dan menyerap 12.000 tenaga kerja saat pembangunan serta 3.500 pekerja tetap.
  • Memproses gas dekat sumber mengurangi kerugian transmisi yang pada sistem listrik terpusat mencapai 7–9 persen.
  • Nota Kesepahaman Helsinki 2005 dan UU Pemerintahan Aceh 2006 menjamin manfaat sumber daya harus sebesar‑besarnya untuk rakyat Aceh.
  • Revisi UU Pemerintahan Aceh yang sedang diperdebatkan berisiko mempersempit kewenangan daerah dan mengulangi model sentralistik yang terbukti tidak adil.
  • Alternatif yang disarankan: menentukan 30–40 persen cadangan untuk diolah di darat, transparansi bagi hasil, dan kajian ulang independen sebelum persetujuan pengembangan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.