Gerakan Anti Korupsi Aceh (GeRAK) mempertanyakan kebijakan pemangkasan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dalam APBA 2026. Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani, menyebutkan pemotongan TPP mencapai lebih dari Rp 100 miliar dari total pagu sekitar Rp 1,5 triliun, sementara anggaran JKA dipangkas hingga tersisa sekitar Rp 100 miliar dari sebelumnya Rp 253 miliar.
GeRAK mendesak Pemerintah Aceh, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), untuk membuka secara rinci proses pengambilan kebijakan tersebut, termasuk dasar hukum dan pertimbangan yang digunakan dalam memangkas TPP dan JKA.
Pertanyaan dan Desakan GeRAK
- Transparansi Penggunaan Dana: GeRAK mempertanyakan proses pemotongan dan penggunaan sisa uang dari pemangkasan anggaran. Mereka menuntut penjelasan detail mengenai alokasi sisa anggaran, apakah digunakan untuk kebutuhan prioritas seperti pembiayaan JKA atau penanganan bencana.
- Kesesuaian dengan Rekomendasi Kemendagri: Askhalani menyoroti kebijakan pemangkasan anggaran JKA yang dinilai bertolak belakang dengan rekomendasi Kementerian Dalam Negeri. Kemendagri seharusnya meminta penambahan anggaran JKA untuk menjamin layanan kesehatan masyarakat selama satu tahun penuh.
- Kepercayaan Publik: GeRAK meminta Pemerintah Aceh memberikan penjelasan terbuka agar kebijakan anggaran tersebut tidak menimbulkan spekulasi dan tetap menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Dampak Potensial
- Layanan Kesehatan: Pemangkasan anggaran JKA dapat berdampak pada layanan kesehatan masyarakat Aceh, yang sangat bergantung pada program ini.
- Kesejahteraan Pegawai: Pemotongan TPP dapat mempengaruhi kesejahteraan pegawai negeri di Aceh, yang berpotensi menurunkan motivasi dan kinerja mereka.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Kebijakan ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah, yang merupakan isu penting bagi masyarakat Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.