News
Pramuka Mosa Salurkan Bantuan dan Psikososial untuk Korban Banjir di Pidie Jaya
3 hari yang lalu
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 26 November lalu masih meninggalkan dampak yang mendalam. Salah satu sekolah yang terdampak parah adalah SMPIT Annur di Gampong Pasie Geulima, di mana bangunan sekolah hancur dan siswa terpaksa belajar di tenda darurat. Kondisi ini mendorong Pramuka Mosa dari SMAN Modal Bangsa Aceh untuk turun tangan memberikan bantuan dan dukungan psikososial.
Dipimpin oleh Pembina Kak Eva Susanti, 31 Pramuka Mosa bersama OSIS SMAN Modal Bangsa mengunjungi lokasi bencana pada 8-9 Februari 2026. Mereka membawa berbagai bantuan seperti Al-Quran, sarung, beras, sajadah, sepatu, dan makanan siang yang disumbangkan oleh guru, murid, dan donatur anonim. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan material, tetapi juga untuk mengasah empati dan berbagi rasa dengan korban bencana.
Kondisi Sekolah yang Terdampak
- SMPIT Annur mengalami kerusakan parah akibat banjir, dengan hanya satu ruang kelas yang tersisa.
- Siswa terpaksa belajar di tenda darurat setelah bangunan sekolah hancur.
- Beberapa santriwati harus menyelamatkan diri ke atas atap dan bertahan selama 3 hari 3 malam tanpa makan dan minum.
Bantuan yang Diberikan
- Al-Quran disumbangkan oleh guru dan murid SMAN Mosa.
- Sarung, beras, sajadah, sepatu, dan makanan siang dari donatur anonim.
- Dukungan psikososial untuk membantu siswa dan warga mengatasi trauma pasca-bencana.
Tujuan Kegiatan
- Menyalurkan bantuan material kepada korban banjir.
- Memberikan dukungan psikososial untuk mengatasi trauma.
- Mengasah empati dan berbagi rezeki dengan saudara yang tertimpa musibah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pramuka Mosa dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana. Sebelumnya, mereka juga aktif dalam penggalangan dana untuk korban gempa Pidie Jaya pada tahun 2016.
