News
Siswa SMK Peusangan Tanam Pohon Wakaf, Pulihkan Kebun Rusak Banjir
3 jam yang lalu
Pagi itu, suasana di SMK Negeri 1 Peusangan, Kabupaten Bireuen, terasa berbeda. Guru, siswa, dan tamu undangan berkumpul di area yang sebelumnya gersang akibat banjir akhir November 2025. Mereka memulai gerakan penanaman pohon dalam program 'Green Jihad'.
Program ini digagas oleh siswa kelas XII sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemulihan kebun sekolah yang rusak. Mereka menanam pohon buah secara gotong royong, dengan bibit yang dibawa dari rumah masing-masing.
Gerakan Moral dan Pendidikan Karakter
- Green Jihad bukan sekadar penghijauan, tetapi simbol harapan dan pemulihan pascabencana.
- Setiap pohon yang ditanam diharapkan menghasilkan buah yang dapat dinikmati oleh siapa saja.
- Kawasan ini akan diberi nama Taman Wakaf Buah, di mana siapa pun boleh menikmati hasilnya tanpa izin, selama untuk konsumsi pribadi.
Kolaborasi dan Dukungan
- Kegiatan ini didukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen dan penerbit nasional seperti Erlangga, Andi, dan Intan Pariwara.
- Perwakilan Dinas Pendidikan mengapresiasi program ini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Nilai Edukasi dan Gotong Royong
- Siswa diajarkan tentang lingkungan hidup melalui praktik langsung.
- Program ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas, tetapi juga di alam.
- Green Jihad mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat Aceh.
