News
Gubernur Aceh Lantik 201 Kepala SMA dan SMK, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan
27 Januari 2026 06:16
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir SIP, MPA, melantik 201 kepala SMA, SMK, dan SLB se-Aceh atas nama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Pelantikan massal ini berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Aceh, Banda Aceh, Senin (26/1/2026) siang hingga petang. Pelantikan ini juga disaksikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Abdul Qahar, beberapa anggota DPRA, serta sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah penataan manajemen pendidikan menengah di Aceh dengan fokus memperkuat kepemimpinan di tingkat sekolah. Menurut Sekda Aceh, kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah dapat berjalan lancar tanpa terganggu oleh pergantian pimpinan sekolah pada tahap awal program. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah adalah amanah besar.
Tujuan Pelantikan
- Memperkuat kepemimpinan di tingkat sekolah
- Memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah lancar
- Menyegarkan kepemimpinan sekolah sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan menengah
Program Revitalisasi Sekolah
- Pembenahan prasarana dan sarana
- Penguatan manajemen sekolah
- Peningkatan kualitas proses pembelajaran, khususnya di SMK
Apresiasi dan Tantangan
- Apresiasi atas dedikasi para kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan Aceh
- Tantangan serius terkait anak usia 16–18 tahun yang belum mengenyam pendidikan formal
- Kepala sekolah diminta aktif melakukan identifikasi dan pendekatan di wilayah masing-masing
Sekda Aceh mengungkapkan bahwa Pemerintah Aceh menilai kepala sekolah pada satuan pendidikan penerima revitalisasi perlu fokus penuh mendampingi pelaksanaan program tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kepala sekolah yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Aceh, termasuk capaian prestasi nasional dan keberhasilan mendukung program beasiswa bagi 93.579 anak yatim di 23 kabupaten/kota.
