Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Sampah Meluap di TPS Idi Rayeuk Ganggu Ekonomi Warga Aceh Timur

5 hari yang lalu

Memasuki pertengahan Ramadan 1447 H, masalah penumpukan sampah kembali menghantui warga Aceh Timur. Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Gampong Jawa, Idi Rayeuk, tidak lagi mampu menampung volume limbah hingga meluap ke badan jalan. Kondisi ini menciptakan pemandangan kumuh dan aroma menyengat yang mengganggu aktivitas ekonomi warga, terutama bagi para pedagang makanan.

Hamdan, salah seorang pedagang di kawasan Pasar Idi Rayeuk, mengungkapkan bahwa lonjakan sampah ini merupakan gabungan dari limbah rumah tangga dan sisa dagangan pedagang musiman sore hari. Ia mengkhawatirkan dampak kesehatan dan penurunan omzet bagi pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi.

Dampak dan Penyebab

  • Volume sampah meningkat drastis selama puasa, namun infrastruktur pengelolaan sampah tidak siap.
  • Bau menyengat dan lalat mengganggu aktivitas ekonomi warga, terutama pedagang makanan.
  • Keterlambatan pengangkutan sampah akibat kurangnya armada truk pengangkut.
  • Ketiadaan sistem pemilahan sampah di tingkat hulu memperparah kondisi penumpukan.

Solusi yang Diharapkan

Warga menantikan langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Mereka menginginkan solusi jangka panjang, bukan sekadar pengangkutan darurat, agar bau di pusat kota tidak menjadi tradisi tahunan setiap bulan Ramadan.

Sampah Meluap di TPS Idi Rayeuk Ganggu Ekonomi Warga Aceh Timur