News
Haji Uma dan BP3MI Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dari Malaysia
4 hari yang lalu
Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh dan Grup Aceh Bersatu (GAB), membantu proses pemulangan jenazah Salfariati, warga Kabupaten Bireuen yang meninggal dunia di Malaysia akibat sakit jantung. Jenazah tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 16.50 WIB dan kemudian dibawa melalui perjalanan darat menuju kampung halaman di Dusun Cureh Barat, Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.
Haji Uma mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti permohonan keluarga setelah menerima laporan dari masyarakat di kampung halaman. Ia berkoordinasi dengan komunitas perantau Aceh di Malaysia yang tergabung dalam GAB untuk membantu proses pengurusan administrasi dan teknis pemulangan jenazah.
Proses Pemulangan Jenazah
- Jenazah dipulangkan menggunakan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 864.
- Biaya pemulangan jenazah hingga ke Bandara Kualanamu mencapai Rp21.800.000 yang ditanggung oleh pihak keluarga.
- Rp1.250.000 dari Haji Uma digunakan untuk biaya kargo bandara serta penjemputan dan pengantaran ke rumah duka.
- Ambulans milik BP3MI digunakan untuk pengantaran jenazah dari bandara ke rumah duka.
Koordinasi dan Bantuan
- Haji Uma berkoordinasi dengan tim penghubung di Malaysia untuk memastikan semua proses berjalan lancar.
- BP3MI Aceh yang dipimpin oleh Ibu Siti Rolijah mengabulkan permintaan bantuan ambulans.
- Tugas penjemputan dan pengantaran dilaksanakan oleh Fajrirn dan Abdurrafar selaku staf penghubung Haji Uma.
Ucapan Terima Kasih
Haji Uma menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah dan mengapresiasi semua pihak yang telah membantu proses pemulangan tersebut. Saudara almarhumah, Rahmat Hidayat, juga menyampaikan terima kasih atas bantuan berbagai pihak yang telah membantu memulangkan jenazah hingga tiba di kampung halaman.
