Haji Uma, anggota DPD RI yang akrab disapa Haji Uma, melakukan kunjungan ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara setelah menerima sejumlah keluhan terkait sistem desil sebagai acuan penerima Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan bahwa banyak warga miskin justru tercatat dalam desil tinggi dan tidak lagi mendapat layanan kesehatan gratis.
Masalah Data Desil dan Dampaknya
- Data desil yang digunakan terkadang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi nyata, menyebabkan warga yang sebenarnya kurang mampu tercatat dalam desil 8 ke atas.
- Akibatnya, mereka kehilangan hak memperoleh layanan kesehatan gratis melalui JKA dan harus membayar biaya pengobatan sendiri.
- Situasi ini menimbulkan beban ekonomi bagi keluarga miskin dan memicu keresahan luas di masyarakat Aceh Utara.
- Haji Uma menegaskan bahwa persoalan utamanya bukan kebijakan desil itu sendiri, melainkan validitas dan akurasi data yang menjadi dasarnya.
- Sebagai solusi sementara, dia menawarkan sistem reimbursement bagi yang tercatat desil tinggi namun faktual tidak mampu, dengan mengajukan surat keterangan dari keuchik atau aparatur gampong.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.