Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dugaan Penganiayaan Siswa SMA oleh Oknum TNI di Aceh Barat Diusut Tuntas

22 Februari 2026 15:39

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) asal Aceh, H Sudirman Haji Uma, meminta kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMA di Kabupaten Aceh Barat diusut tuntas. Korban, berinisial MAA (18), warga Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, dilaporkan mengalami pemukulan dan ancaman oleh dua oknum TNI.

Haji Uma menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap masyarakat, terutama pelajar, tidak dapat dibenarkan. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menangani kasus ini secara transparan dan profesional, serta memberikan perlindungan kepada korban dan keluarganya.

Kronologi Kejadian

  • Korban ditarik oleh oknum TNI di pinggir jalan dan dibawa ke halaman rumah pelaku di Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo.
  • Korban mengalami pemukulan di bagian wajah dan punggung, serta diancam untuk membawa teman-temannya yang terlibat balapan liar.
  • Ayah korban, Nasruddin, menolak tuduhan bahwa anaknya terlibat dalam pencurian dan penggunaan narkoba.
  • Sejumlah warga yang berusaha membantu korban juga dilarang oleh pelaku.

Permintaan dan Harapan

  • Haji Uma berharap penanganan kasus ini menjunjung tinggi prinsip keadilan dan supremasi hukum.
  • Korban dan keluarganya mendesak agar pelaku mendapatkan sanksi hukum yang setimpal.
  • Transparansi dalam penanganan kasus ini dianggap penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Kasus ini saat ini sedang ditangani oleh Detasemen Polisi Militer/IM 2 Meulaboh, namun belum ada keterangan resmi dari pejabat terkait.

Dugaan Penganiayaan Siswa SMA oleh Oknum TNI di Aceh Barat Diusut Tuntas
0123456789