Ratusan petani di Aceh Timur mengadukan sengketa lahan berkepanjangan dengan perusahaan perkebunan PT Bumi Flora kepada anggota DPD RI asal Aceh, Haji Uma. Pertemuan emosional tersebut berlangsung di Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, pada Selasa (10/3/2026).
Haji Uma menemukan fakta mengejutkan bahwa Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan diduga mencakup fasilitas umum seperti masjid, sekolah, jalan, dan makam warga. Ia menyatakan bahwa izin seperti ini patut dipertanyakan akurasinya dan berencana menyurati Jaksa Agung untuk memeriksa dugaan pelanggaran hukum.
Dampak dan Langkah Penyelesaian
- 1.500 warga terdampak oleh sengketa lahan yang telah berlangsung sejak tahun 1980-an.
- Haji Uma akan melibatkan Badan Pertanahan Nasional dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk memverifikasi kondisi lapangan.
- Ia juga akan membawa persoalan ini ke ranah legislatif sebagai bagian dari tugas bidang Politik, Hukum, dan HAM.
- Haji Uma menekankan pentingnya penyelesaian yang bijak agar konflik tidak berlarut-larut dan mengimbau pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mengedepankan dialog.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.