Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Kebakaran Gambut di Aceh Barat Ancam Kualitas Tanah dan Air, Says HAkA

29 Januari 2026 11:02

Kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat dinilai memiliki dampak lingkungan jangka panjang, mulai dari penurunan kualitas tanah dan air hingga kerusakan ekosistem secara permanen. Manajer GIS Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), Lukmanul Hakim, mengatakan kebakaran gambut memicu pelepasan karbon dalam jumlah besar karena gambut menyimpan karbon tanah selama ribuan tahun.

Kondisi tersebut diperparah karena gambut dapat terus terbakar di bawah permukaan tanah selama berbulan-bulan tanpa terdeteksi. Lapisan gambut yang terbakar tidak dapat pulih dengan cepat. Proses pemulihannya bisa memakan waktu ratusan hingga ribuan tahun, sehingga regenerasi vegetasi khas gambut berlangsung sangat lambat.

Dampak Kebakaran Gambut

  • Pelepasan karbon besar: Gambut melepaskan karbon dioksida dan metana dalam jumlah sangat besar, mempercepat perubahan iklim.
  • Kerusakan ekosistem: Habitat spesies endemik rusak bahkan bisa musnah akibat kebakaran yang berulang.
  • Siklus kebakaran berulang: Tanah menjadi kering, mengalami amblesan, mudah banjir di musim hujan, tetapi mengalami kekeringan ekstrem saat kemarau.
  • Penurunan kualitas tanah dan air: Abu sisa pembakaran serta senyawa beracun dapat mencemari sungai dan danau, meningkatkan keasaman air, mematikan organisme akuatik, dan menurunkan produktivitas ekosistem di sekitarnya.
  • Efek domino: Masuknya spesies invasif, perubahan tutupan lahan, serta meningkatnya tekanan aktivitas manusia membuat upaya restorasi semakin sulit.
  • Kerentanan pesisir: Hilangnya fungsi perlindungan ekosistem pesisir meningkatkan kerentanan terhadap erosi dan intrusi air laut.
Kebakaran Gambut di Aceh Barat Ancam Kualitas Tanah dan Air, Says HAkA
0123456789