Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Dua Bulan Pascabanjir, Pesantren Aceh Tamiang Masih Berlumpur

22 Januari 2026 20:39

Hampir dua bulan setelah banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025, sejumlah pesantren di daerah ini masih berjuang dengan sisa lumpur dan sampah yang menghambat aktivitas belajar mengajar. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan menjelang bulan Ramadan, di mana pesantren biasanya memeriahkan nuansa Islami melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Pengelola Yayasan As Sumatrani, Abdul Jalil, menyatakan kekhawatirannya terhadap lambatnya proses pembersihan lumpur yang sudah menyatu dengan sampah. Ia meminta bantuan dari pihak terkait, termasuk penggunaan alat berat, untuk mempercepat pemulihan akses dan kebersihan pesantren. Sementara itu, anggota DPRA Muhammad Zakiruddin berkomitmen untuk mendukung upaya ini dengan menyediakan alat berat dan bantuan Al Quran sebanyak 1.400 pcs untuk pesantren di Aceh Tamiang dan daerah lain yang terdampak banjir.

Dampak Banjir terhadap Pesantren

  • Akses terhambat: Lumpur dan sampah menyulitkan masuknya santri dan pengajar ke pesantren.
  • Kegiatan belajar terganggu: Kondisi lingkungan yang belum pulih menghambat proses pembelajaran.
  • Kehilangan Al Quran: Banjir menyebabkan hilangnya Al Quran di pesantren, sehingga diperlukan bantuan untuk menggantinya.

Upaya Pemulihan

  • Pembersihan lumpur: Penggunaan alat berat untuk membersihkan lumpur dan sampah di pesantren.
  • Bantuan Al Quran: Penyaluran 1.400 pcs Al Quran sebagai tahap awal dari total 15.000 pcs yang akan disalurkan.
  • Dukungan dari DPRA: Anggota DPRA aktif dalam menyalurkan bantuan dan memastikan pemulihan pesantren.

Harapan Menjelang Ramadan

Pesantren di Aceh Tamiang berharap dapat segera pulih dan aktif kembali dalam memeriahkan bulan Ramadan. Upaya pemulihan ini tidak hanya penting untuk pendidikan, tetapi juga untuk menjaga tradisi keagamaan yang kuat di Aceh Tamiang.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pesantren dapat segera kembali berfungsi normal dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi santri.

Dua Bulan Pascabanjir, Pesantren Aceh Tamiang Masih Berlumpur
0123456789