News
Stok Darah PMI Langsa Tidak Aman, 13 Kantong Sahaja Tersedia
16 Februari 2026 13:30
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa berada dalam kondisi tidak aman. Hingga Senin, 16 Februari 2026, jumlah darah yang tersedia hanya sebanyak 13 kantong dari berbagai golongan.
Saat ini stok darah di UDD PMI Kota Langsa untuk golongan darah A hanya terdapat dua kantong, golongan B lima kantong, golongan O empat kantong dan AB sebanyak dua kantong, kata Kasubid Humas dan P2D2S UDD PMI Kota Langsa, Hengki Syahjaya kepada AJNN.
Kebutuhan Darah Tinggi
- Tingginya kebutuhan darah terutama pascabencana banjir seringkali menyebabkan stok yang ada tidak mencukupi.
- PMI Langsa sebagai pemasok utama darah untuk empat rumah sakit di Kota Langsa juga menjadi faktor stok darah kerap menipis.
- PMI Langsa terkadang diminta memasok darah ke wilayah Aceh Timur jika ada permintaan dari rumah sakit setempat.
Pasokan Darah dari PMI Pusat
- Pasokan darah yang sempat mencukupi pascabencana sebagian besar berasal dari bantuan PMI pusat, yang kemudian didistribusikan untuk membantu pemulihan daerah terdampak bencana.
- Kebutuhan darah di wilayah timur Aceh cukup tinggi, khususnya untuk pasien dengan gangguan kesehatan kronis dan situasi darurat.
Kegiatan Donor Darah di Malam Hari
- Untuk mengatasi situasi krisis ini, PMI Langsa berencana menggelar kegiatan donor darah di malam hari selama bulan Ramadan.
- Kegiatan ini akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka, Kota Langsa, dengan memberikan paket sembako kecil sebagai bentuk apresiasi kepada relawan yang bersedia mendonorkan darah mereka.
Kita berharap seluruh masyarakat yang memenuhi syarat dapat menyumbangkan darahnya sebagai aksi kepedulian kemanusiaan. Satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa seseorang sehingga kontribusi dari masyarakat sangatlah berarti.
