Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Bahan Pokok di Aceh Timur Stabil Selama Ramadan 2026, Stok Berlimpah

4 hari yang lalu

Harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Timur tetap stabil selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pantauan di pasar Idi Rayeuk menunjukkan stok berlimpah dan transaksi berjalan kondusif. Pasokan dari petani lokal dan kelancaran distribusi menjadi kunci kestabilan harga.

Nauval, pedagang di Toko Kelontong Zamzami, menjelaskan bahwa permintaan dan stok masih imbang. Beras premium ukuran 15 kg dibanderol Rp 240.000, sementara beras biasa dengan ukuran yang sama dijual seharga Rp 220.000. Minyak goreng curah berada di angka Rp 20.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan satu liter seharga Rp 23.000. Bahan dapur lainnya seperti gula pasir (Rp 19.000 per kg), tepung terigu (Rp 27.000 per kg), dan cabai merah (Rp 30.000 per kg) juga stabil.

Harga Bahan Pokok di Pasar Idi Rayeuk

  • Beras premium (15 kg): Rp 240.000
  • Beras biasa (15 kg): Rp 220.000
  • Minyak goreng curah: Rp 20.000 per kg
  • Minyak goreng kemasan (1 liter): Rp 23.000
  • Gula pasir: Rp 19.000 per kg
  • Tepung terigu: Rp 27.000 per kg
  • Cabai merah: Rp 30.000 per kg
  • Cabai rawit: Rp 40.000 per kg
  • Cabai hijau: Rp 20.000 per kg
  • Bawang merah kecil: Rp 40.000 per kg
  • Bawang merah besar: Rp 25.000 per kg
  • Bawang putih: Rp 35.000 per kg
  • Tomat dan wortel: Rp 9.000 per kg

Meskipun kondisi pasar saat ini stabil, Nauval mengingatkan adanya potensi kenaikan harga mendekati perayaan Idul Fitri 1447 H. Jika permintaan masyarakat melonjak tajam sementara stok barang mulai menipis atau langka, harga diprediksi akan merangkak naik. "Hukum pasar memang begitu, kalau permintaan banyak barang sedikit maka harga naik. Namun hingga saat ini stok di Aceh Timur masih berada pada level aman," paparnya.

Harga Bahan Pokok di Aceh Timur Stabil Selama Ramadan 2026, Stok Berlimpah