News
Harga Barang dan Jasa di Aceh Naik 6,69 Persen di Awal 2026, Inflasi Tinggi di Aceh Tengah
03 Februari 2026 09:54
Harga barang dan jasa di Aceh naik 6,69 persen di awal 2026, menurut BPS Aceh. Inflasi tahunan didorong oleh kenaikan harga tarif listrik, emas perhiasan, beras, nasi dengan lauk, dan sigaret kretek mesin (SKM). Sementara itu, beberapa komoditas seperti cabai merah, kentang, dan biaya sekolah memberikan deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah (8,60 persen), sedangkan deflasi terendah di Meulaboh (5,55 persen). Secara bulanan, Aceh mengalami deflasi sebesar 0,15 persen, dipengaruhi oleh penurunan harga makanan, minuman, dan tembakau.
Komoditas Pengaruh Inflasi
- Tarif listrik
- Emas perhiasan
- Beras
- Nasi dengan lauk
- Sigaret kretek mesin (SKM)
Komoditas Pengaruh Deflasi
- Cabai merah
- Kentang
- Cabai hijau
- Biaya sekolah menengah atas
- Biaya sekolah menengah pertama
Inflasi Bulanan
- Aceh Tamiang dan Lhokseumawe mengalami inflasi
- Kota Lhokseumawe inflasi tertinggi (0,86 persen)
- Kota Banda Aceh deflasi terdalam (0,81 persen)
