Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Cabai Meroket di Aceh Tamiang, Warga Khawatir Daya Beli Merosot

07 Februari 2026 20:27

Harga cabai dan sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, mengalami kenaikan lebih dari dua bulan setelah bencana melanda wilayah ini. Meroketnya harga kebutuhan pangan ini berbanding terbalik dengan daya beli masyarakat yang merosot tajam.

Heri, pedagang cabai di Pasar Kualasimpang, mengatakan harga cabai merah kini berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram. Naik dari sebelumnya sekitar Rp28.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas cabai.

Kenaikan Harga Cabai

  • Harga cabai merah kini bervariasi, ada yang Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilo.
  • Harga cabai hijau naik dari Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
  • Cabai rawit dijual dengan harga sekitar Rp40.000 per kilogram.
  • Cabai caplak mencapai Rp55.000 per kilogram.

Dampak pada Warga

  • Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang.
  • Bawang merah naik menjadi Rp35.000 per kilogram.
  • Bawang putih berada di harga Rp35.000 per kilogram.
  • Harga tomat dan kentang masing-masing tercatat Rp12.000 per kilogram.

Meski pasokan masih tersedia, Heri mengatakan jumlah pembeli belum kembali normal. Kondisi ekonomi warga di kampung-kampung sekitar Kualasimpang masih terdampak bencana. Kenaikan harga juga dipengaruhi biaya distribusi yang meningkat, terutama untuk pedagang keliling atau along-along, yang selama ini menjadi jalur utama pemasaran ke desa-desa.

Harga Cabai Meroket di Aceh Tamiang, Warga Khawatir Daya Beli Merosot
0123456789