Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Daya Beli Masyarakat Aceh Tamiang Masih Rendah Meski Harga Pangan Stabil

3 jam yang lalu

Harga kebutuhan pokok di Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Meski demikian, daya beli masyarakat masih lesu pascabanjir bandang yang terjadi pada November 2025. Pedagang di Pasar Pagi Kualasimpang melaporkan bahwa pasar masih sepi dan pemulihan ekonomi belum terlihat.

Ebid, seorang pedagang di pasar tersebut, menyatakan bahwa harga cabai merah saat ini berada di angka Rp24.000 per kilogram, cabai hijau dan cabai rawit masing-masing dijual Rp20.000 per kilogram. Harga bawang merah Rp35.000, tomat Rp12.000, dan bawang putih Rp32.000 per kilogram. Meskipun harga stabil dan ketersediaan barang aman, pembeli masih sedikit.

Dampak Banjir terhadap Daya Beli

  • Kerusakan infrastruktur: Banyak peralatan rumah tangga seperti kulkas yang rusak akibat banjir, mempengaruhi pola belanja warga.
  • Perekonomian yang belum pulih: Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih dan terbatasnya lapangan pekerjaan membuat daya beli menurun drastis.
  • Pasar sepi: Aktivitas jual beli di pasar masih sepi dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Harga Kebutuhan Pokok Lainnya

  • Beras premium: Rp223.000 per goni ukuran 15 kilogram
  • Minyak goreng curah: Rp22.000 per kilogram
  • Gula pasir: Rp20.000 per kilogram
  • Telur ayam ras: Rp50.000 per lempeng
  • Ikan tuna: Rp60.000 per kilogram
  • Ikan tongkol: Rp30.000 per kilogram
  • Ikan bandeng: Rp28.000 per kilogram
  • Ayam potong jumbo: Rp65.000 per ekor

Pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik agar aktivitas jual beli kembali normal. Namun, tanpa pemulihan ekonomi yang signifikan, daya beli masyarakat tetap rendah.

Daya Beli Masyarakat Aceh Tamiang Masih Rendah Meski Harga Pangan Stabil