Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Aceh Tamiang Jual Emas untuk Perbaikan Rumah Pascabanjir

4 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025 meninggalkan dampak ekonomi yang signifikan bagi warga. Salah satu efeknya adalah tren penjualan emas yang meningkat, meskipun harga emas tetap tinggi di wilayah tersebut.

Harga emas jenis London saat ini berada di angka Rp8.500.000 per mayam, sementara emas dengan kadar 97 persen dijual Rp8.400.000 per mayam. Emas 22 karat berada di kisaran Rp1.950.000 per gram. Kondisi ini dipengaruhi oleh konflik global antara Iran dan Israel, yang berdampak pada ketidakstabilan ekonomi.

Dampak Banjir terhadap Ekonomi Warga

  • Warga Aceh Tamiang cenderung menjual perhiasan emas untuk memenuhi kebutuhan perbaikan rumah dan perabotan.
  • Penjualan emas didorong oleh kebutuhan mendesak pascabanjir, yang mengurangi daya beli masyarakat.
  • Harga emas yang tinggi tidak menghalangi warga untuk melepas aset mereka guna pemulihan pascabencana.

Harapan untuk Pemulihan Ekonomi

  • Karyawan Toko Emas Nusantara berharap konflik global segera mereda agar kondisi ekonomi kembali stabil.
  • Masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir diharapkan dapat segera pulih dan bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Kondisi ini mencerminkan ketahanan warga Aceh Tamiang dalam menghadapi tantangan ekonomi pascabencana, sekaligus menunjukkan pentingnya stabilitas global bagi pemulihan lokal.

Warga Aceh Tamiang Jual Emas untuk Perbaikan Rumah Pascabanjir
0123456789