News
Harga Emas di Aceh Anjlok, Warga Buru Peluang Beli Jelang Idul Fitri
4 hari yang lalu
Harga emas di berbagai wilayah Aceh mengalami penurunan tajam menjelang Idul Fitri. Penurunan ini dipicu oleh kondisi pasar global dan penguatan dolar AS, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah masih fluktuatif.
Warga Aceh memanfaatkan momentum ini untuk membeli perhiasan, dengan tingkat pembelian mencapai 60%. Penurunan harga emas juga tercatat di Pegadaian dan toko-toko emas lokal.
Penurunan Harga Emas di Aceh
- Banda Aceh: Penurunan hingga Rp 150.000 per mayam
- Pidie: Harga emas 23 karat melandai
- Lhokseumawe: Penurunan sebesar Rp 33.000 per gram atau Rp 99.000 per mayam
- Langsa: Penurunan sebesar Rp 100.000 per mayam untuk emas perhiasan kadar tinggi
- Bener Meriah: Volume pembeli mendominasi sebesar 60%
Dampak Penurunan Harga Emas
- Pegadaian: Harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 merosot tajam sebesar Rp 52.000 per gram
- Antam: Harga emas Antam anjlok sebesar Rp 55.000 per gram, hampir menyentuh batas bawah psikologis Rp 3 juta
- Buyback Antam: Turun sebesar Rp 65.000 ke posisi Rp 2.757.000 per gram
Penurunan tajam di awal pekan ini menuntut kejelian bagi para investor dalam mengatur strategi portofolio mereka di tengah volatilitas pasar global.
