Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Banda Aceh Kembali Menguat, Tembus Rp 9,02 Juta per Mayam

09 Februari 2026 16:08

Harga emas di Banda Aceh kembali menguat pada Senin, 9 Januari 2026, mencapai Rp 9,02 juta per mayam. Kenaikan ini terjadi setelah harga emas sempat melemah pada akhir pekan lalu. Berdasarkan pemantauan Serambinews.com di Toko Emas Bina Nusa, harga jual emas hari ini tercatat sebesar Rp 9.020.000 per mayam, naik dari Rp 8.810.000 per mayam pada Jumat (6/2/2026).

Dengan ketentuan umum satu mayam setara 3,3 gram, maka harga emas di Banda Aceh hari ini berada di kisaran Rp 2.730.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan pergerakan harga emas yang masih fluktuatif, setelah sebelumnya sempat turun dari level tinggi dan kini kembali menguat mendekati Rp 9 juta per mayam.

Faktor-Faktor Kenaikan Harga Emas

  • Respons Pasar Global: Dinamika harga emas mencerminkan respons pasar terhadap perkembangan harga emas dunia, pergerakan nilai tukar, serta kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.
  • Aset Lindung Nilai: Emas tetap menjadi salah satu pilihan aset lindung nilai (safe haven), terutama bagi masyarakat yang ingin menjaga stabilitas nilai kekayaan di tengah gejolak pasar keuangan global.
  • Ongkos Pembuatan: Di Banda Aceh, ongkos pembuatan emas perhiasan umumnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, bergantung pada desain serta tingkat kerumitan pengerjaan.
  • Harga Emas Antam: Harga emas Antam hari ini kembali naik Rp 20.000 per gram menjadi Rp 2.940.000 dari sebelumnya Rp 2.920.000 per gram. Nilai buyback emas Antam juga ikut meningkat, naik Rp 28.000 per gram menjadi Rp 2.734.000 dari sebelumnya Rp 2.706.000 per gram.

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga emas di Banda Aceh masih fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global.

Harga Emas di Banda Aceh Kembali Menguat, Tembus Rp 9,02 Juta per Mayam
0123456789