News
Harga Emas di Banda Aceh Turun Rp 100.000 per Mayam Hari Ini
22 Januari 2026 14:37
Harga emas per mayam di Banda Aceh hari ini mengalami penurunan setelah tiga hari berturut-turut mencatatkan rekor tertinggi. Pada Kamis (22/1/2026), harga emas di Banda Aceh tercatat melemah Rp 100.000 per mayam, dijual seharga Rp 8.500.000 per mayam. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya harga emas dunia serta harga emas nasional yang bergerak turun.
Harga emas di Banda Aceh telah berada di level tinggi sejak Senin (19/1/2026) dengan harga Rp 8.250.000 per mayam. Harga kemudian kembali naik pada Selasa (20/1/2026) menjadi Rp 8.300.000 per mayam, dan kembali melonjak hingga Rp 8.600.000 per mayam pada Rabu (21/1/2026).
Faktor Penurunan Harga Emas
- Melemahnya harga emas dunia dan nasional
- Penurunan tensi geopolitik, termasuk keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menarik ancamannya untuk memberlakukan tarif bea masuk lebih tinggi
- Koreksi setelah kenaikan harga selama tiga hari beruntun
Harga Emas Antam
Harga emas bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga melemah pada Kamis (22/1/2026). Harga emas Antam untuk pecahan 1 gram kini berada di level Rp 2.790.000, turun Rp 15.000 dibandingkan harga pada Rabu (21/1/2026) yang berada di Rp 2.805.000 per gram. Harga pembelian kembali emas Antam oleh Logam Mulia tercatat sebesar Rp 2.535.000 per gram, turun Rp 15.000 dari posisi sehari sebelumnya.
Perkiraan Harga Emas ke Depan
Harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan, seiring perkembangan ekonomi global dan dinamika situasi geopolitik internasional. Warga Banda Aceh yang berminat membeli emas disarankan untuk memantau perkembangan harga secara berkala.
Ongkos Pembuatan
Adapun ongkos pembuatan emas berkisar Rp 100.000 hingga Rp 150.000, atau tergantung kerumitannya. "Harga emas hari ini di Toko Emas Al-Fath Rp 8.500.000 per mayam, belum termasuk ongkos. Turun lagi. Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu," demikian keterangan dari pihak Toko Emas Al-Fath.
