News
Harga Emas di Banda Aceh Capai Rekor Tertinggi, Rp 8,3 Juta per Mayam
20 Januari 2026 14:37
Harga emas per mayam di Banda Aceh mencapai rekor tertinggi pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Harga emas naik menjadi Rp 8.300.000 per mayam, meningkat Rp 50.000 dari hari sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kondisi global yang tidak stabil dan meningkatnya permintaan emas sebagai aset safe haven.
Lonjakan harga emas di Banda Aceh sejalan dengan kenaikan harga emas dunia dan harga emas Antam di pasar nasional. Harga emas Antam untuk pecahan 1 gram mencapai Rp 2.705.000, sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam ditetapkan sebesar Rp 2.546.000 per gram.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Emas
- Kondisi global yang tidak stabil, termasuk ancaman tarif tambahan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa.
- Meningkatnya kekhawatiran pasar global yang mendorong investor untuk membeli emas sebagai aset safe haven.
- Dinamika permintaan dan kondisi pasar yang mempengaruhi harga emas Antam.
Dampak Kenaikan Harga Emas
- Harga emas di Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, naik menjadi Rp 8.300.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.
- Ongkos pembuatan emas berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000, tergantung pada kerumitannya.
- Harga emas bersertifikat Antam juga mengalami kenaikan, dengan harga jual Rp 2.705.000 per gram dan harga buyback Rp 2.546.000 per gram.
Prediksi Harga Emas ke Depan
- Situasi global yang masih diliputi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi diprediksi akan membuat harga emas tetap berada di level tinggi dalam waktu dekat.
- Fluktuasi harga emas masih berpotensi terjadi, namun tetap berada di level yang tinggi.
Masyarakat Aceh yang berinvestasi atau membeli emas perlu mempertimbangkan kondisi pasar global dan lokal untuk membuat keputusan yang tepat dalam berinvestasi emas.
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga penting untuk selalu memantau perkembangan harga emas di pasar lokal dan nasional.
Dengan kenaikan harga emas ini, masyarakat Aceh diharapkan dapat memanfaatkan peluang investasi emas dengan bijak dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari investasi tersebut.
