News
Harga Emas di Banda Aceh Turun Rp100 Ribu per Mayam, Dampak Global Terasa
20 jam yang lalu
Harga emas per mayam di Banda Aceh terus mengalami penurunan. Pada Jumat (13/3/2026), harga emas dijual sebesar Rp8.400.000 per mayam, turun Rp100.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan tren global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan penguatan dolar AS.
Warga Aceh yang berencana membeli emas perlu memperhatikan fluktuasi harga yang diprediksi akan terus berlanjut. Harga emas bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga turun menjadi Rp3.021.000 per gram, dengan harga buyback sebesar Rp2.783.000 per gram.
Faktor Penurunan Harga Emas
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah
- Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat
- Harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang memudar
Dampak bagi Masyarakat Aceh
- Warga yang berencana membeli emas perlu mempertimbangkan waktu pembelian
- Investasi emas menjadi lebih terjangkau, namun risiko fluktuasi tetap ada
- UMKM yang bergantung pada perdagangan emas perlu waspada terhadap perubahan harga
Harga emas di Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, saat ini dijual sebesar Rp8.400.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan yang berkisar Rp100.000 hingga Rp150.000. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi.
