Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Harga Emas di Banda Aceh Naik Rp 300.000 per Mayam dalam Sehari

4 jam yang lalu

Harga emas per mayam di Banda Aceh mengalami kenaikan signifikan pada Senin (2/3/2026). Berdasarkan pantauan dari Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng, harga emas naik menjadi Rp 9.100.000 per mayam, naik Rp 300.000 dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh tren global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Lonjakan harga emas tidak hanya terjadi di Banda Aceh, tetapi juga di pasar nasional dan internasional. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga mencatat kenaikan sebesar Rp 50.000 per gram, mencapai Rp 3.135.000 per gram. Kondisi ini membuat selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam sebesar Rp 221.000 per gram.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Emas

  • Ketegangan Geopolitik: Konflik antara Iran dan Israel yang melibatkan Amerika Serikat mendorong investor global beralih ke emas sebagai aset lindung nilai.
  • Trend Global: Harga emas dunia mengalami penguatan, yang berdampak langsung pada harga emas nasional dan lokal.
  • Fluktuasi Pasar: Harga emas diperkirakan masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan.

Dampak bagi Warga Banda Aceh

  • Ongkos Pembuatan: Harga emas yang ditawarkan belum termasuk ongkos pembuatan, yang berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000, tergantung kerumitannya.
  • Perencanaan Pembelian: Warga yang berencana membeli emas perlu mempertimbangkan fluktuasi harga yang masih berpotensi terjadi.
  • Investasi: Kenaikan harga emas dapat menjadi peluang investasi, tetapi juga memerlukan kehati-hatian mengingat kondisi pasar yang tidak stabil.
Harga Emas di Banda Aceh Naik Rp 300.000 per Mayam dalam Sehari