News
Harga Pinang Naik di Aceh Utara Pasca Banjir, Petani Tersenyum
01 Februari 2026 12:58
Harga komoditi pinang di Aceh Utara merangkak naik pascabanjir besar yang melanda daerah tersebut. Kondisi ini turut membuat para petani tersenyum semringah lantaran pinang sedang memasuki musim panen raya.
Ibnu Sabil, seorang petani asal Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, mengatakan bahwa kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi para petani di pelosok Aceh Utara untuk kembali bangkit setelah terdampak banjir.
Harga Pinang Naik
- Harga pinang belah dan kupas kering saat ini mencapai Rp 15 ribu per kilogram.
- Pinang basah dijual Rp 10 ribu per kilogram.
- Kenaikan harga ini naik di kisaran Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogram dari harga jual sebelumnya.
Potensi Pinang di Aceh Utara
- Budidaya pinang tidak harus memiliki lahan luas di pegunungan.
- Masyarakat bisa memanfaatkan lahan tidur atau pekarangan rumah.
- Pohon pinang ramah lingkungan, mudah dirawat, dan hasilnya menopang ekonomi keluarga.
- Populasi pinang di Aceh Utara masih terbatas, tetapi potensi pinang kini mulai dilirik sebagai alternatif yang menguntungkan.
