News
Harga Sembako Naik Jelang Ramadan di Aceh Tamiang, Pasar Belum Pulih Pascabanjir
17 Februari 2026 12:06
Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, kembali ramai menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Namun, suasana tahun ini terasa berbeda karena harga sembako mulai merangkak naik, sementara pasar belum sepenuhnya pulih pascabanjir yang terjadi tiga bulan lalu.
Banjir bandang pada 26 November 2025 merendam ribuan rumah dan memaksa banyak keluarga mengungsi. Dampaknya masih terasa pada perputaran ekonomi lokal, termasuk di pasar tradisional yang menjadi nadi perdagangan masyarakat.
Kenaikan Harga Sembako
- Cabai merah: Rp 38.000 per kilogram
- Cabai rawit: Rp 35.000 per kilogram
- Cabai hijau: Rp 28.000 per kilogram
- Tomat: Naik dua kali lipat menjadi Rp 20.000 per kilogram
- Beras premium: Naik dari Rp 220.000 menjadi Rp 228.000 per karung
- Telur ayam: Naik dari Rp 48.000 menjadi Rp 52.000 per lempeng
Dampak Banjir pada Ekonomi Lokal
- Daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih pascabanjir
- Pasar tidak seramai periode yang sama tahun lalu
- Banyak keluarga masih dalam proses pemulihan setelah kehilangan rumah
Harapan Pedagang
Pedagang berharap kondisi ekonomi segera membaik agar daya beli masyarakat kembali stabil. "Kalau daya beli bagus, ekonomi pasar juga ikut meningkat," ujar Muhammad Ridho, pedagang di Pasar Pagi Kualasimpang.
Menjelang Ramadan, pasar tetap bergerak, namun di Aceh Tamiang, pergerakan itu berjalan di tengah proses pemulihan panjang setelah bencana. Tradisi tahunan dan realitas ekonomi yang belum sepenuhnya bangkit menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.
