News
55 Hari Pascabanjir, Kayu Menumpuk di Rantau Panjang Aceh Timur
20 Januari 2026 20:15
Hingga hari ke-55 pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, kayu-kayu masih menumpuk di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Bencana yang terjadi pada tanggal 26 November 2025 lalu telah meluluhlantakkan puluhan rumah warga dan meunasah, serta merusak lahan pertanian seperti nilam dan pohon durian yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga.
Saat ini, warga yang tinggal di tenda darurat berharap pemerintah segera membersihkan kayu-kayu tersebut dengan alat berat. Tumpukan kayu yang tidak dapat dipindahkan secara manual menghambat pemulihan lahan pertanian dan lokasi bekas rumah warga.
Dampak Bencana
- Puluhan rumah warga dan meunasah rusak total
- Lahan pertanian seperti nilam dan durian hancur
- Warga masih tinggal di tenda darurat
- Kayu menumpuk di lahan pertanian dan lokasi rumah
Harapan Warga
- Pemerintah segera membersihkan kayu dengan alat berat
- Pemulihan lahan pertanian dan rumah warga
- Penyediaan hunian tetap atau sementara
Warga Desa Rantau Panjang Beudari, yang berada di wilayah paling ujung Kabupaten Aceh Timur berbatasan dengan Aceh Tamiang dan Aceh Tenggara, masih menunggu bantuan pemerintah untuk memulihkan kehidupan mereka pascabanjir. Tenaga manusia tidak sanggup memindahkan ribuan batang kayu yang menumpuk, sehingga diperlukan intervensi alat berat untuk mempercepat proses pemulihan.
Pemulihan pascabanjir di Desa Rantau Panjang menjadi prioritas bagi warga yang kehilangan sumber mata pencaharian dan tempat tinggal. Diharapkan pemerintah dapat segera merespons permintaan warga untuk membersihkan kayu-kayu yang menumpuk dan menyediakan hunian sementara atau tetap bagi mereka yang terdampak bencana.
Dengan adanya bantuan dari pemerintah, warga berharap dapat segera memulihkan lahan pertanian dan membangun kembali rumah mereka. Pemulihan ini tidak hanya penting untuk kehidupan sehari-hari warga, tetapi juga untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut.
