Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

DEA & DEN Sepakati Jalur Maritim Aceh-Malaysia, Port Klang Jadi Pintu Ekspor Kopi & Rotan

06 Februari 2026 08:33

Dewan Ekonomi Aceh (DEA) dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) telah menyepakati jalur maritim Aceh-Malaysia, dengan Port Klang sebagai pintu ekspor global untuk kopi, rotan, dan komoditas unggulan Aceh. Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DEA Ismail Rasyid dan Staf Khusus DEN Jodi Mahardi. Kesepakatan ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik tinggi bagi pengusaha lokal.

Pertemuan strategis itu menelurkan kesepakatan penting, yakni Port Klang menjadi pintu ekspor global bagi kopi, rotan, dan komoditas unggulan Aceh. Pertemuan juga hadir Komisaris PT Trans Continent, Jibril Gibran, yang merupakan putra Ismail Rasyid.

Kesepakatan Strategis

  • Port Klang menjadi pintu ekspor global bagi komoditas unggulan Aceh
  • Jodi Mahardi memfasilitasi pertemuan dengan pemerintah Malaysia
  • Kadin Indonesia berkomitmen mengawal percepatan kerjasama
  • Pemerintah Aceh diminta menyusun proposal dan undangan resmi

Dukungan dan Implementasi

  • Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen mengawal percepatan kerjasama
  • Tim Kadin dipimpin Chairman Christian Wanandi, didampingi Vice Chairman Rudy Hutagalung dan Ivan Cokro
  • Pemerintah Aceh diminta segera menyusun proposal teknis dan surat undangan resmi
  • Roadmap komoditas harus disajikan, termasuk data volume riil dan mekanisme pengapalan

Strategi dan Manfaat

  • Strategi bukan sekadar menjual ke Malaysia, melainkan memanfaatkan Port Klang sebagai transit hub internasional
  • Kapal domestik Indonesia akan berfungsi sebagai feeder yang mengangkut komoditas Aceh ke Port Klang
  • Solusi realistis untuk memangkas biaya logistik tinggi bagi pengusaha lokal
  • Presentasi hasil rumusan komprehensif akan disajikan kepada Gubernur Aceh untuk mendapatkan mandat eksekusi
DEA & DEN Sepakati Jalur Maritim Aceh-Malaysia, Port Klang Jadi Pintu Ekspor Kopi & Rotan
0123456789